Saatnya Berbagi! (Tips dan Trik OSN)

Assalamu’alaikum!

Wah, nggak kerasa ya, kurang dari dua minggu lagi, gelaran OSN 2017 akan segera dimulai. Gimana nih, perasaan teman-teman yang sudah terpanggil untuk menjadi peserta OSN 2017? Pastinya senang, namun juga superĀ deg-degan, ya? I know that feeling so well. Yang jelas, semoga kegiatan belajarnya nggak mengganggu makan opor dan silaturahim saat Lebaran nanti … hehe.

Menanggapi pertanyaan seputar cara belajar, tips dan trik OSN yang sering sekali aku dapatkan, aku berinisiatif untuk menjawab semuanya. Tapi, yang biasanya aku tuangkan lewat tulisan, aku ingin mencoba hal baru. Hm, apa tuh hal barunya?

Kali ini, aku bekerja sama dengan lembaga Konsultan Olimpiade Sains Nasional yang udah saaaaangat berpengalaman dalam bidang per-olimpiade-an ini; pelatihan-osn.com! Aku membuat 3 video yang bisa teman-teman temukan di channel youtube Pelatos (nama bekennya pelatihan-osn.com). By the way, aku juga alumni Pelatos loh, untuk mempersiapkan OSN SMA 2015 dulu šŸ˜€ .

Oke deh, yuk kita bahas satu-satu apa saja konten yang bisa teman-teman dapatkan dari menonton ketiga video tersebut! šŸ™‚

Continue Reading

Advertisements

(Masih) Belajar Menjadi Muslim

Assalamuā€™alaikum!

Teman-teman sekalian, perkenankanlah aku mengungkapkan suatu kisah yang sudah tersimpan lama di lubuk hati ini. Dan, karena semua hal yang terjadi belakangan, rasanya jari sudah gatal untuk menuliskannya, bahkan dalam keadaan Pelatnas :ā€™D Hehehe. Hitung-hitung menghindari semakin banyak debu menumpuk di blog ini, ya.

Aku sedang dan masih belajar menjadi muslim. Dan, salah satu guruku belajar menjadi muslim yang lebih baik, adalah, percaya atau tidak, teman-temanku yang bukan muslim.

Bagaimana bisa begitu? Mari kuceritakan latar belakangku sejenak.

Aku lahir dari keluarga muslim yang, sangat kusyukuri setiap saatnya, selalu berusaha mendalami Islam lebih baik. Singkat kata; keluarga yang islami. Aku pun dibesarkan di lingkungan dengan mayoritas muslim, masuk ke sekolah dasar Islam, lalu bersekolah di SMP dan SMA umum, namun sekali lagi dengan mayoritas muslim. Bahkan, selama aku bersekolah di SMP dan SMA-ku sekarang, kebetulan sekali angkatanku 100% muslim.

Perkenalanku dengan teman-teman yang menganut agama berbeda dimulai dari keikutsertaanku dalam Olimpiade Sains Nasional saat SD. Berlanjut ke SMP, lalu SMA. Sempat aku merasa kaget, namun cepat juga menjadi terbiasa. Indonesia negara dengan mayoritas muslim. Tapi khusus dalam ajang-ajang olimpiade seperti itu, acapkali muslim menjadi minoritas.

Continue Reading

Tentang Rasa, Asa, dan Cita (Jilid 1: Bagian 1)

Assalamu’alaikum!

Sesuatu yang selalu menjadi bagian dari diriku adalah menulis. Mungkin banyak pembaca blog ini yang sudah tidak asing lagi dengan puluhan entri yang isinya tidak jauh-jauh dari; kaleidoskop pengalamanku mengikuti berbagai even olimpiade diselingi oleh beberapa tulisan yang berupa pemikiranku tentang suatu hal.

Yah, semua itu memang masuk kategori sebuah tulisan, sih. Namun, salah satu sisi ‘menulis’ yang belakangan sempat tidak tersentuh olehku adalah … menulis prosa.

Aku dibesarkan dengan membaca berbagai novel. Perkenalanku dengan dunia perbukuan pun berawal dari sebuah novelku yang diterbitkan saat aku berusia sepuluh tahun. Well, sudah enam tahun berlalu semenjak hari penuh kenangan aku menerima paket pos berisi bukuku. Hm, hal yang sama mungkin akan terjadi tidak dalam waktu dekat ini .. hehe. Untuk mengobati rasa rinduku terhadap penulisan prosa, aku akan berbagi sebuah novelet yang sudah kuselesaikan sekitar tiga bulan yang lalu, namunĀ mandegĀ tak tersentuh apapun selain menjadi bacaan untuk kedua orangtuaku.

Aku sangat menyadari bahwa kemampuan menulisku masih penuh kekurangan sana-sini, pun pemilihan diksi yang kugunakan mungkin terkesan monoton. Maka dari itu,Ā feedbackĀ dari pembaca sekalian teramat sangat aku nantikan šŸ™‚ .

Novelet ini berkisah tentang Ā petualangan seorang gadis di tahun pertamanya menjadi seorang anak SMA.Ā Nah, kenapa novelet? Karena, aku merasa kisah ini terlalu pendek untuk disebut novel, tapi terlalu panjang juga untuk digolongkan sebagai cerpen. Jadilah novelet. Tapi, aku berpikir untuk melanjutkan petualangan tokoh utama pada tahun kedua dan ketiganya di SMA. Itulah alasan kenapa bagian ini termasuk ‘Jilid 1’. Jika memungkinkan, akan ada jilid-jilid selanjutnya. Dan ketika itu terwujud, mungkin saat itu tulisan ini sudah layak disebut ‘novel’. Hehe.

Tentang Rasa, Asa, dan Cita. Judul tersebut sudah merangkum apa yang akan pembaca temukan disini. (Ups, persis seperti entri sebelumnya tentang seri OSN 2017 yang terakhir ya? Hehehe)

Happy reading! šŸ™‚

Continue Reading

The Perks of Being An Enterpreneur’s Daughter

The school examination is on Monday until Saturday next week. But, my parents have always said to me with complete understanding, “Your ideas always come up when you are going to have examination.” I can’t bear it to not write down the ideas that are jumping around inside my head. My fingers are forcing themselves to dance on my laptop’s keyboard. And, here it is. Instead of reviewing three years lessons, I spent my weekend to play with words.

As parents, I can say that my Umi and Abi have done a great job! How can I say that? Well, because… I often share stories with my friends. We tell each other about our family. I hear many types of parents who are my friend’s. And at the end, they say; “You’re so lucky. When I am grown up, I want to be a parent just like yours. I don’t want to take care of my future children like my mom and dad did. Definitely no.”

I am grown up in a very small family. There are just my parents and I. Yes, I am the only child in my family. We live in a not-so-big but comfortable house in Malang, East Java. My parents are enterpreneurs. They build their own company since they are married, from zero. They make a special kind of cookies named Cumcum Salsa. It is a cone-like cookies filled with sweet cream and a colourful chocolate chip on the top of it. They make several other pastry too.

Continue Reading