(Masih) Belajar Menjadi Muslim

Assalamu’alaikum!

Teman-teman sekalian, perkenankanlah aku mengungkapkan suatu kisah yang sudah tersimpan lama di lubuk hati ini. Dan, karena semua hal yang terjadi belakangan, rasanya jari sudah gatal untuk menuliskannya, bahkan dalam keadaan Pelatnas :’D Hehehe. Hitung-hitung menghindari semakin banyak debu menumpuk di blog ini, ya.

Aku sedang dan masih belajar menjadi muslim. Dan, salah satu guruku belajar menjadi muslim yang lebih baik, adalah, percaya atau tidak, teman-temanku yang bukan muslim.

Bagaimana bisa begitu? Mari kuceritakan latar belakangku sejenak.

Aku lahir dari keluarga muslim yang, sangat kusyukuri setiap saatnya, selalu berusaha mendalami Islam lebih baik. Singkat kata; keluarga yang islami. Aku pun dibesarkan di lingkungan dengan mayoritas muslim, masuk ke sekolah dasar Islam, lalu bersekolah di SMP dan SMA umum, namun sekali lagi dengan mayoritas muslim. Bahkan, selama aku bersekolah di SMP dan SMA-ku sekarang, kebetulan sekali angkatanku 100% muslim.

Perkenalanku dengan teman-teman yang menganut agama berbeda dimulai dari keikutsertaanku dalam Olimpiade Sains Nasional saat SD. Berlanjut ke SMP, lalu SMA. Sempat aku merasa kaget, namun cepat juga menjadi terbiasa. Indonesia negara dengan mayoritas muslim. Tapi khusus dalam ajang-ajang olimpiade seperti itu, acapkali muslim menjadi minoritas.

Continue Reading

Advertisements

Olimpiade Sains Nasional SMP 2014 (Part 7: Menjejakkan Kaki di Ranah Minang)

Alhamdulillah, sampai juga di Bandara Minangkabau! Perasaanku saat turun dari pesawat, bisa dibilang nggak karuan. Senang sudah sampai tujuan dengan selamat, senang karena untuk pertama kalinya bisa menginjakkan kaki di bumi Sumatra, senang karena bisa mengunjungi tempat yang diceritakan Ahmad Fuadi dalam novelnya, senang menerima kenyataan bahwa Bandara Minangkabau itu sangat bagus (intinya lebih bagus dari Bandara Ahmad Yani, itu sangat melegakan 😛 ). Rasa berdebar itu juga mulai muncul. Ya Allah, semakin dekat dengan hari H … batinku. Namun, rasa waswas itu segera terhapus ketika bisa kembali berkumpul bersama teman-teman dan berbagi canda.

Kala itu, ruang pengambilan bagasi penuh dengan makhluk berbatik coklat (kontingen Jateng) dan oranye (kontingen DKI Jakarta). Perwakilan Jateng yang berjumlah 55 orang memang cukup banyak. Kami berfoto terlebih dahulu sebelum akhirnya memasuki bus yang telah disiapkan panitia. Bus itu akan membawa kami ke hotel.

Continue Reading

Olimpiade Sains Nasional SMP 2014 (Part 5: Ternyata Aku Tak Sendiri)

‘Ya Allah how time went so fast.’

Itu pikiran pertama yang terlintas di kepalaku ketika kami sedang berkumpul di kelas biologi, sekitar jam 4 sore, hari Selasa tanggal 13 Mei 2014. Pak Kris duduk di mejanya. Dengan posisi yang telah akrab kuamati dua minggu belakangan ini: badan agak condong ke depan dan jari kedua tangan disatukan, lalu diletakkan di atas meja.

“Ini hari terakhir. Besok kalian packing, lusa berangkat. Siap ya?” beliau menatap mata kami satu persatu.

Aku makin tidak nyaman saja duduk di kursiku. Rasanya ingin meneriakkan ‘SIAAP!’. Tapi tidak seyakin itu juga. Ya Allah materi yang sudah ke review cuma tumbuhan. Belum yang lain. H- berapa ini YA ALLAH. Bisa kurasakan adrenalinku lamat-lamat meningkat.

Setelah menenangkan diri untuk beberapa saat, akhirnya seulas senyum bisa kuukir di wajahku. Diikuti kalimat yang meluncur tenang; “Siap, pak.”

Continue Reading

Olimpiade Sains Nasional SMP 2014 (Part 4.3: Mereka yang Warna Warni -selesai-)

Alhamdulillah … selama empat tahun belakangan, aku sudah berkesempatan untuk mengikuti dua kali OSN. Yang pertama, OSN SD 2011 di Manado, Sulawesi Utara. Dan yang kedua, yang menjadi topik pembicaraan tulisan di blogku akhir-akhir ini, OSN SMP 2014 di Padang, Sumatera Barat. Selama persiapan mengikuti kedua ajang itu, aku sempat dibina oleh dosen-dosen yang luaaaarrr biasa. Kenapa luar biasa? Bayangkan saja, mereka yang terbiasa mengajar mahasiswa, harus beradaptasi lagi untuk mengajar kami, anak kecil (untuk SD) dan anak baru gede (anak smp) yang pasti berbeda cara belajarnya dari kebanyakan anak kuliahan.

Kali ini, aku akan berbagi profil para dosen pembimbing OSN Biologi SMP 2014. Check it out! 🙂

Continue Reading

Olimpiade Sains Nasional SMP 2014 (Part 4.2: Mereka yang Warna Warni)

Alhamdulillah, akhirnya dapat kesempatan juga buat melanjutkan OSN SMP series di blogku tersayaaang ini ❤

Sesuai janjiku, maka kali ini aku bakal mengungkapkan setengah lagi makhluk-makhluk yang mendiami kelas OSN Biologi SMP 2014. Harap kencangkan sabuk pengaman anda, karena sebentar lagi anda akan terguncang (?) melihat bentuk-bentuk kehidupan di bawah ini 😀

Continue Reading