Saatnya Berbagi! (Tips dan Trik OSN)

Assalamu’alaikum!

Wah, nggak kerasa ya, kurang dari dua minggu lagi, gelaran OSN 2017 akan segera dimulai. Gimana nih, perasaan teman-teman yang sudah terpanggil untuk menjadi peserta OSN 2017? Pastinya senang, namun juga super deg-degan, ya? I know that feeling so well. Yang jelas, semoga kegiatan belajarnya nggak mengganggu makan opor dan silaturahim saat Lebaran nanti … hehe.

Menanggapi pertanyaan seputar cara belajar, tips dan trik OSN yang sering sekali aku dapatkan, aku berinisiatif untuk menjawab semuanya. Tapi, yang biasanya aku tuangkan lewat tulisan, aku ingin mencoba hal baru. Hm, apa tuh hal barunya?

Kali ini, aku bekerja sama dengan lembaga Konsultan Olimpiade Sains Nasional yang udah saaaaangat berpengalaman dalam bidang per-olimpiade-an ini; pelatihan-osn.com! Aku membuat 3 video yang bisa teman-teman temukan di channel youtube Pelatos (nama bekennya pelatihan-osn.com). By the way, aku juga alumni Pelatos loh, untuk mempersiapkan OSN SMA 2015 dulu 😀 .

Oke deh, yuk kita bahas satu-satu apa saja konten yang bisa teman-teman dapatkan dari menonton ketiga video tersebut! 🙂

Continue Reading

Tentang Rasa, Asa, dan Cita (OSN 2016: Part 6-TAMAT)

Assalamu’alaikum wr.wb.

Aku merenungi bulan-bulan yang sudah berlalu semenjak OSN 2016 berakhir. Mei, Juni, Juli, Agustus, September … Nyaris empat bulan pagelaran OSN 2016 usai, tapi serial OSN 2016 di blog ini malah belum ditutup dengan apik 😀 . Rencananya sih, aku akan membuat satu post lagi, post pamungkas yang akan mengakhiri serial OSN 2016 ini. Tapi, kok … banyak halangan menghadang. Mulai dari aku yang belum bisa membagi waktu karena rupanya, kelas 11 memang sesibuk itu, baik dari sisi akademis maupun non-akademisnya. Ditambah lagi hobiku menulis di tempat lain sedang minta diperhatikan belakangan ini. Jadilah jadwal sekolah lima hari yang selama ini berlaku di sekolahku tidak begitu membantuku menyisakan waktu untuk menulis blog. Oh, lebih-lebih ketika sesuatu yang lain datang … Eh, itu nanti saja, deh, ya. Hehe.

Intinya, aku berterimakasih untuk semua orang yang sudah menyempatkan diri membaca blog-ku! Baik yang membaca dengan scanning, skimming atau sampai titik komanya pun diperhatikan, terimakasih! Aku selalu berharap bahwa tulisanku nggak cuma berakhir jadi diary seorang anak labil, tapi ada sesuatu pelajaran yang bisa dipetik dari sana. Sekali lagi, terimakasih, semua! Dan terimakasih juga untuk pertanyaan ‘kapan lanjutan blog-nya?’ yang mampir ke ask.fm-ku beberapa kali. I really, really appreciate it 🙂 .

Continue Reading

Gemerlap OSN yang Penuh Kejutan (OSN 2016: Part 4)

Assalamu’alaikum wr.wb

Pagi itu, 15 Mei 2016.

Aku mengusap mukaku beberapa kali sambil mengedip-ngedipkan mata, berusaha mengusir kantuk yang masih tersisa. Harusnya aku nggak sepede ini untuk tidur nyaris jam satu dini hari, sesalku dalam hati.

Kali ini, lorong hotel Citra Dream pada pukul lima kurang seperempat pagi sangat lebih ramai dari biasanya. Suara obrolan, canda tawa dan gerak gerik banyak orang terdengar dari ruang makan. Aku mendekati arah sumber suara tersebut, mengambil duduk di salah satu kursi ruang makan, lalu mulai menyantap sarapan yang boleh dibilang sangat terlalu pagi. Well, mencoba untuk menyantap sarapan, lebih tepatnya, karena aku belum menemukan appetite jam-jam segini.

Tidak lama berselang, seorang kakak dari bagian travel agent memberi aba-aba kepada kami, “Ayo adik-adik, busnya sudah siap!”

Aku menutup kotak makanku yang bahkan tidak habis setengah. Setelah memastikan barang-barang yang akan aku bawa ke kabin pesawat nanti lengkap dan aman, aku melangkah bersama rombongan keluar hotel. Kami tidak perlu mengkhawatirkan koper kami. Mobil lain sudah mengangkut koper-koper tersebut ke bandara sejak sebelum Subuh tadi.

Perjalanan itu teramat singkat. Belum apa-apa, kami sudah tiba di Bandara Ahmad Yani. Kakak travel agent meminta ketua kelas berkumpul sebentar untuk mengambil satu bendel tiket, satu untuk setiap tim. Begitu ketua kelas telah membagikan tiket ke setiap anak, kami saling melempar pertanyaan ke satu sama lain, “Kamu seat nomer berapa?”

Ternyata, satu deret seat yang aku tempati berisi orang-orang yang cukup aku kenal. Eh, sangat aku kenal bahkan, mengingat kursi di kursi sebelahku ada Kak Tika dan di deretan seberang ada Dhani Abi. Sepertinya, kebanyakan anak memanfaatkan kesempatan terbang dengan pesawat Garuda sebaik mungkin. Banyak yang langsung memasang headset lalu memusatkan perhatian ke layar kaca yang terpasang di hadapan. Termasuk aku, sih … hehehe.

Kami mendarat di Soekarno Hatta sekitar pukul tujuh. Penerbangan selanjutnya menuju Palembang baru 10.30 nanti. Wah, kami mendapat cukup banyak waktu luang di bandara. Waktu luang itu diisi anak-anak dengan berbagai macam kegiatan. Beberapa menyempatkan ke musholla, menengok toko-toko di dalam Bandara yang menjual berbagai makanan, sampai akhirnya kami bosan dan bingung sendiri, lalu berkumpul di satu tempat untuk sekedar duduk-duduk.

Aku mengajak Kak Tika, Eli dan Chrysan untuk berkumpul sebentar. Kami sudah berencana untuk befoto sejak dari dulu, tapi belum juga terlaksana. Separuh terakhir Pelatda, aku menempati satu kamar dengan ketiga orang itu. Suatu kebetulan yang mengasyikkan, karena ternyata kami berempat adalah alumni IJSO. Kak Tika dan Chrysan alumni IJSO 2013, sedangkan aku dan Eli alumni IJSO 2014.

“Aku bingung, masa begitu ada yang tanya aku sekamar sama siapa, respon mereka kebanyakan ‘Woooaaa, bisa ya kalian sekamar? Ngeri, ngeri.’ Memang kalau kita sekamar kenapa …” Eli berbagi cerita. Kami tertawa bersama.

Continue Reading

Tradisi Kebanggaan Kami (OSN 2016: Part 3)

Assalamu’alaikum wr.wb.

Setelah pengumuman OSN keluar, aku dan teman-teman bolak-balik mengamati lembar demi lembar daftar peserta tersebut. Kami mengamati siapa saja kenalan kami yang lolos, sekaligus nama-nama siswa yang menjadi bagian tim Jawa Tengah pada bidang masing-masing. Teman-temanku berusaha mengontak teman setim mereka untuk berkenalan terlebih dahulu. Sedangkan aku, aku mengamati Biologi Jateng dan …

Eeh… yang benar saja? Aku membelalakkan mata sambil meringis lebar. Berikut adalah daftar tim Jawa Tengah untuk OSN 2016.

Daftar Bio Jateng 1

Daftar Bio Jateng 2

Dari delapan orang teman setimku itu, yang belum kukenal hanya dua orang :’))) Lima orang adalah alumni OSN tahun lalu, bahkan empat dari mereka (Syailendra, Kak Rio, Kak Handika, Kak Bagus) juga anak Pelatnas. Sedangkan Anggit adalah bagian dari tim Biologi Jateng untuk OSN 2014. Aku hanya harus berkenalan dengan adik kelas Kak Fatin dari SMAN 1 Kendal dan seorang anak kelas 8 dari Salatiga. Ini sih, kurang lebih reuni … hehe.

Kali ini, semua bidang OSN membuka kesempatan untuk setiap provinsi mengirimkan maksimal sembilan orang. Jelas saja, Biologi Jawa Tengah nggak bisa membawa sekampung lagi seperti tahun lalu 😀 . Semenjak setiap sekolah diberi batasan untuk mengirimkan maksimal dua siswa per bidang, seingatku mulai tahun 2010, jarang sekali sebuah tim bisa berisi anggota yang jumlahnya dua digit. Eh, nggak tanggung-tanggung, tim Biologi Jateng tahun lalu itu sampai 15 orang! Heran sih, tapi bangga juga. Hehe. Sekaligus agak kesal karena sepanjang Pelatda hingga OSN berakhir, Bio Jateng 2015 nggak pernah mempunyai foto tim yang lengkap. Nyaris lengkap, namun selalu saja ada yang tiba-tiba menghilang : ( . Paling mendekati lengkap adalah ber-14! Ckck.

Setelah penantian sekitar satu minggu, akhirnya kami mendapat kepastian tentang tanggal pelaksanaan Pelatda Jateng. Setiap tahun, Jawa Tengah selalu menfasilitasi siswa yang lolos ke OSN dengan pelatihan selama kurang lebih satu bulan. Well, khusus tahun ini kurang dari sebulan, tepatnya tiga minggu. Pelatda akan dimulai pada 26 April dan akan berlanjut sampai keberangkatan ke Palembang tanggal 15 Mei 2016.

“Eh, kita semua satu hotel lho, di Hotel Citra Dream!”

Kabar menyenangkan itu membuat kami bersemangat. Pasalnya, pada Pelatda 2015, sembilan bidang OSN terpisah di tiga hotel yang berbeda. Kalau bersatu semua kan, pasti asyik! Alhamdulillah.

Mungkin, durasi Pelatda yang cukup panjang setiap tahunnya membuat Pelatda Jateng memiliki tradisi yang telah turun-temurun terpelihara. Apa saja tradisi tersebut?

  1. Bu Titin, seorang official Jateng yang sudah mengurusi OSN dari jaman duluuuuu sekali, selalu menunjuk ketua kelas dan ketua angkatan untuk mempermudah koordinasi.
  2. Lahirnya istilah ‘kambing’. Kambing adalah kependekan dari kakak pembimbing. Sebutan ini populer dikalangan anak Jawa Tengah untuk menyebut kakak alumni yang kembali mengajar.
  3. Setiap bidang OSN di Jateng membuat nama tim yang berlaku untuk tim bidang OSN tahun tersebut.
  4. Setiap tim membuat jaket/sweater/kaos yang kompak dan biasanya bertuliskan nama tim masing-masing.

Kalau bertemu dengan alumni OSN dari kontingen Jawa Tengah, pasti pernah merasakan setidaknya dua dari tradisi di atas. Beneran, deh, tradisi ini membuat Pelatda makin seru 😉 .

Continue Reading

Kawan Lama yang Menyapa (OSN 2016: Part 1)

Assalamu’alaikum wr.wb.

Buatku, memori-memori yang aku tuliskan di blog ini teramat sangat berharga. Beberapa kali aku iseng membaca ulang tulisanku tentang hal-hal yang sudah lama berlalu. Seketika, otakku memutar kembali rekaman tentang momen tertentu yang terabadikan dalam tulisanku itu. Tidak jarang juga, tulisanku sendiri menjadi sumber semangat untukku. Ketika sedang galau atau sedih atau khawatir, sering aku membaca kenangan dimana aku pernah merasakan perasaan yang serupa. Aku pernah melalui ini, tentu aku pasti bisa melewati ini kembali!

Yang lebih mengharukan adalah, beberapa kali anonim di ask.fm atau orang-orang yang menyapa dan berkenalan padaku, menuturkan sepotong kisah yang mereka baca di blog ini. Sungguh, aku sering tertawa ketika menyadari kenyataan bahwa, pembaca blogku mengingat sesuatu yang bahkan sempat aku lupakan 😀 .

Sepulang dari OSN 2016—tunggu, jadi … aku mengikuti OSN lagi? Hehe. Jawabannya; ya, dan banyak sekali kisah yang menyertai perjalanan selama kurang lebih empat bulan itu. Sepulang dari OSN 2016, aku memperhatikan tab kategori ‘Olimpiade’ di sisi atas blogku. Alhamdulillah, aku sangat bersyukur. Sekarang, anak kategori ‘Olimpiade’ akan bertambah; OSN 2016 🙂 .

Aku merasa … well, untuk tahun 2016, mungkin, aku akan lebih siap menghadapi apapun kompetisi yang aku ikuti secara mental. (Bukan secara materi, lho, karena … hehe, aku nggak akan pernah merasa benar-benar siap sih, seberapa pun keras aku sudah belajar). Ini, kan, bukan kali pertama aku mengikuti OSN SMA. Pasti, kejadian yang menungguku gitu-gitu aja, lah. I thought that … nothing would surprise me anymore. Tapi ternyata, anggapanku itu … salah besar :’)

Continue Reading

Frequently Asked Questions: Seputar OSN, Silabus OSN Biologi, Referensi serta Tips dan Trik

Assalamu’alaikum!

Aku selalu merasa diriku fakir ilmu; masih sangat tidak berilmu dan harus banyak belajar. Namun, aku juga merasa diriku sangat beruntung; berada di lingkungan yang mendukung untuk menuntut ilmu dan akses informasi yang begitu mudah.

Untuk itu, aku ingin sekali berbagi sedikit ilmu yang aku punya disini. Aku  yakin, internet menjadi sesuatu yang  mudah didapatkan di abad ke-21. Aku harap, teman-teman di seluruh pelosok Indonesia yang pernah memiliki ketertarikan terhadap Olimpiade Sains Nasional alias OSN, bisa mengambil banyak informasi dari blog ini, dan tulisan kali ini khususnya.

Inilah rangkuman pertanyaan yang sering sekali ditanyakan kepadaku melalui platform ask.fm, tentu saja beserta jawabannya. Aku akan mengulas pertanyaan seputar OSN secara umum, OSN Biologi, dan sekilas mengenai bidang-bidang lainnya. Sehinggga, kalau ada teman-teman yang penasaran akan topik di atas, bisa diintip daftar Frequently Asked Question berikut terlebih dahulu. Siapa tahu jawabannya sudah tersedia bahkan sebelum ditanyakan 😀 .

Bismillah, let’s start! 😉

Continue Reading

Mereka, Para Jenius ( IJSO 2014 : Part 3 )

Assalamu’alaikum.

Pembaca yang budiman, (ehem, agak resmi dikit) sebelumnya aku mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang pembaca sampaikan untuk tulisan-tulisan di blog ini. Aku benar-benar semangat karena itu. Jadi, sekali lagi… Jazakumullah khairan katsir 😌.

Aku selalu bersyukur, atas nikmat yang telah Allah berikan. Mulai dari hal-hal yang memang aku senangi, sampai hal-hal yang menurutku awalnya buruk, ternyata dibalik itu semua tersimpan hikmah yang sangat berharga. Mengikuti Training Center 2 pun sebuah nikmat yang luar biasa untukku. Disini, aku bertemu sebelas pelajar jenius, sembilan pendamping yang bagaikan kakak sendiri, guru-guru yang sabar dan kaya ilmu, serta kakak tutor yang gaul nan ahli.

Perjalanan masih sangaaaat panjang. Untuk itu, ada baiknya kita mengintip para pemain di kisah ini. Berikut profil singkat serta impersonate mereka-mereka 😄😄 (Apa tuh imprersonate? Bisa dilihat disini).

Continue Reading