Frequently Asked Questions: Seputar OSN, Silabus OSN Biologi, Referensi serta Tips dan Trik

Assalamu’alaikum!

Aku selalu merasa diriku fakir ilmu; masih sangat tidak berilmu dan harus banyak belajar. Namun, aku juga merasa diriku sangat beruntung; berada di lingkungan yang mendukung untuk menuntut ilmu dan akses informasi yang begitu mudah.

Untuk itu, aku ingin sekali berbagi sedikit ilmu yang aku punya disini. Aku  yakin, internet menjadi sesuatu yang  mudah didapatkan di abad ke-21. Aku harap, teman-teman di seluruh pelosok Indonesia yang pernah memiliki ketertarikan terhadap Olimpiade Sains Nasional alias OSN, bisa mengambil banyak informasi dari blog ini, dan tulisan kali ini khususnya.

Inilah rangkuman pertanyaan yang sering sekali ditanyakan kepadaku melalui platform ask.fm, tentu saja beserta jawabannya. Aku akan mengulas pertanyaan seputar OSN secara umum, OSN Biologi, dan sekilas mengenai bidang-bidang lainnya. Sehinggga, kalau ada teman-teman yang penasaran akan topik di atas, bisa diintip daftar Frequently Asked Question berikut terlebih dahulu. Siapa tahu jawabannya sudah tersedia bahkan sebelum ditanyakan😀 .

Bismillah, let’s start!😉

Apa sih OSN itu?

Olimpiade Sains Nasional adalah kegiatan tahunan yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk menjaring siswa yang memiliki ketertarikan di bidang sains mulai dari tingkat sekolah, provinsi, hingga nasional. Juara di tingkat nasional akan mendapat kesempatan untuk mengikuti Pelatnas (Pemusatan Pelatihan Nasional) untuk diseleksi menjadi Tim Nasional yang akan mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Sains Internasional.

Sampai dengan tahun 2015, Olimpiade Sains Nasional terdiri dari tingkat SD, PKLK Dikdas, SMP, SMA, SMK, dan PKLK Dikmen. Pelaksanaan OSN tingkat Nasional biasanya bertempat di suatu kota di provinsi tertentu, mencakup seluruh Indonesia. Tuan rumah OSN 2015 lalu adalah Yogyakarta, sedangkan Palembang, Sumatera Selatan akan menjadi tuan rumah untuk OSN 2016.

Untuk tingkat SMA, terdapat sembilan bidang lomba; Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Komputer, Astronomi, Kebumian, Geografi, dan Ekonomi.

osn_logo

Logo OSN

Untuk info lebih lanjut mengenai OSN, bisa membuka website resmi OSN disini.

Lalu, gimana caranya supaya bisa mengikuti OSN?

Untuk bisa mengikuti OSN, kita harus lolos seleksi tingkat kota dan provinsi terlebih dahulu. Karena OSN adalah ajang resmi yang diadakan Kemendikbud, maka seharusnya setiap Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten telah mencatumkan OSN dalam kalender pendidikan. Mereka akan mengirim surat undangan atau pemberitahuan ke semua sekolah untuk mengikuti Olimpiade Sains Kota (OSK). Jadwal olimpiade sains tingkat kota maupun provinsi biasanya diadakan serentak se-Indonesia, atau paling tidak berdekatan antar daerah.

Nah, biasanya, setiap SMA mengadakan seleksi tingkat sekolah terlebih dahulu untuk mendapatkan siswa yang akhirnya dikirim ke seleksi tingkat Kota. Kebanyakan Kota/Kabupaten memberi jatah setiap sekolah untuk mengirim tiga orang untuk setiap bidang lomba. Namun, jumlah ini bisa bervariasi, tergantung kebijakan masing-masing kota/kabupaten.

Setelah melalui proses pengoreksian, peserta yang lolos akan mengikuti Olimpiade Sains Provinsi (OSP). Setiap provinsi memiliki kebijakan tersendiri untuk menentukan peserta yang lolos. Yang jelas, jumlah total peserta OSP adalah 3 x jumlah kota/kabupaten dalam provinsi tersebut. Terdapat pengecualian untuk provinsi yang memiliki kota/kabupaten sedikit seperti DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Ada sistem penilaian perwakilan, yaitu sekian besar (biasanya 3 besar, namun jumlah ini lagi-lagi bervariasi tergantung kebijakan provinsi memberikan jatah ke suatu kota/kabupaten) dari satu kota/kabupaten berhak mengikuti OSP. Ada juga sistem passing grade, setahuku selama ini hanya digunakan oleh Jawa Tengah. Juara pertama dari setiap kota/kabupaten diambil, kemudian nilai seluruh peserta OSK dari satu Jawa Tengah diurutkan untuk diambil sekian besar sampai kuota 3 x Jumlah kota tersebut terpenuhi. Sehingga, setiap kota/kabupaten di Jawa Tengah tidak memiliki batasan untuk mengirimkan wakilnya ke OSP.

Pengoreksian OSP dilakukan oleh paniatia pusat bidang olimpiade masing-masing. Hasilnya akan diumumkan di website Kemendikbud setelah beberapa saat (bisa sampai 1 bulan). Lagi-lagi, jumlah peserta yang mengikuti OSN bervariasi dari tahun ke tahun dan berbeda untuk setiap bidang.

Secara garis besar, sekitar 90 peserta atau lebih terpilih menjadi peserta OSN, walaupun ada keanehan di OSN SMA 2015 lalu dimana jumlah peserta menyusut jadi sekitar 70-an orang. Lagi-lagi, sistem penilaian yang berlaku berbeda untuk setiap bidang dan mungkin juga berganti dari tahun ke tahun bahkan ada yang masih menjadi misteri. Namun, terdapat satu peraturan dasar. Yaitu, setiap sekolah hanya boleh mengirimkan maksimal dua orang untuk setiap bidang lomba. Lagi-lagi, pernah terjadi pengecualian untuk peraturan ini.

Yah, itulah OSN. Peraturannya sangat dinamis dan tidak bisa disamaratakan untuk semua bidang. Sehingga, jaringan pertemanan dengan sesama ‘anak olimpiade’ dan sumber-sumber lain memang dibutuhkan untuk memantau perkembangan peraturan OSN dari tahun ke tahun.

Kelas berapa saja yang bisa ikut OSN?

Untuk OSN SMA, OSK mulai diadakan sekitar bulan Februari setiap tahunnya. OSP dan OSN bisa bervariasi, berkisar antara Mei-September, masih di tahun yang sama. Intinya, kelas 12 nggak mungkin bisa ikut OSN. Kelas 10 dan 11 bisa ikut OSN. Sedangkan untuk kelas 9, beberapa bidang, termasuk Biologi, memperbolehkan kelas 9 untuk turut serta.

Siapa saja yang menjadi juara di OSN?

Secara garis besar, 30 besar peserta OSN (tingkat nasional) yang memiliki nilai tertinggi dalam setiap bidang lomba berhak menerima medali. Lagi-lagi, hal ini bervariasi kebijakannya antar bidang lomba. Peringkat satu sampai lima mendapat medali emas, enam sampai 15 medali perak, sedangkan 16 sampai 30 medali perunggu.

Apa saja hadiah jika juara di OSN?

Sebenarnya jarang ada yang menanyakan ini sih… tapi aku ingin berbagi informasi … hehe.

Medali, sertifikat, dan uang pembinaan adalah hadiah yang didapatkan dari panitia pusat oleh para juara. Biasanya, beberapa provinsi seperti Jawa Tengah dan beberapa kota seperti Kota Semarang memberikan penghargaan tambahan untuk juara OSN.

Bagaimana cara menyiapkan diri untuk menghadapi OSN?

Jaman sekarang, melihat popularitas OSN yang kelihatannya mulai meningkat di kalangan pelajar Indonesia, hadirlah beberapa pelatihan berbayar yang menyediakan pembinaan olimpiade untuk bidang lomba OSN. Bisa teman-teman googling, lagsung ketemu kok.

Selain itu, menjelang olimpiade tingkat nasional kebanyakan provinsi menggelar Pelatda (Pemusatan Pelatihan Daerah) untuk para siswa dari provinsi tersebut yang lolos menjadi peserta OSN.

Namun, banyak juga siswa yang telah sukses meraih medali OSN bahkan internasional hanya dengan mengandalkan belajar secara mandiri alias otodidak. Wuih, keren!😉 Memang sebenarnya, yang paling menentukan adalah kemampuan dan kemampuan belajar diri kita sendiri. Mengikuti banyak pelatihan bukan jaminan, namun adalah salah satu bagian dari usaha. Yang jelas, materi dalam setiap bidang OSN itu jarang sekali ada di pelajaran SMA biasa. Istilahnya, kita harus bekerja berkali lipat lebih keras untuk memahami materi tersebut.

Oke, sekarang kita ke pertanyaan yang lebih spesifik, tentang OSN Biologi SMA.

OSN Biologi SMA itu gimana tahap-tahapnya?

OSN Biologi SMA adalah ajang yang dikelola oleh Tim Olimpiade Biologi Indonesia alias TOBI, sebuah organisasi yang berbasis di Institut Teknologi Bandung (ITB). TOBI bertugas untuk menyeleksi Timnas yang akan bertanding di International Biology Olympiad (IBO). Artinya, seleksi mulai dari tingkat kota sampai Pelatnas berada dalam tanggung jawab TOBI.

Karena TOBI bertujuan untuk mendapatkan tim terbaik untuk IBO, soal-soal seleksi dibuat sesuai dengan silabus IBO. Dahulu kala, TOBI memiliki website yang menyajikan informasi cukup lengkap mengenai OSN Biologi. Namun, entah kenapa, website tersebut sedang down dan tidak bisa dibuka😦 Yah, semoga cepat beres.

Secara umum, silabus OSN Biologi (dan juga IBO) mencakup materi berikut:

  • Anatomi dan Fisiologi Hewan (Anfiswan)
  • Biologi Sel dan Molekuler (Bioselmol)
  • Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan (Anfistum)
  • Genetika dan Evolusi (Genevo)
  • Ekologi
  • Etologi
  • Biosistematika (Biosis)

Mari kita cermati OSN Biologi dalam setiap tingkatannya. Uraian berikut ini adalah berdasarkan OSN 2015. Perlu diingat bahwa perubahan dalam silabus, jenis tes dan ketentuan dalam pengerjaan tes dapat terjadi setiap tahunnya.

Olimpiade Sains Kota

  1. Terdapat 100 soal pilihan ganda.
  2. Lembar jawaban sudah disediakan. Tahun 2015 tidak menggunakan LJK, melainkan kertas biasa yang diisi dengan tanda X pada kolom abjad yang dirasa merupakan jawabannya.
  3. Setiap soal memiliki bobot nilai 1.
  4. Tidak ada sistem minus.
  5. Waktu pengerjaan = 150 menit.
  6. Komposisi soal: Bioselmol (20), Anfiswan (25), Anfistum (15), Genevo (20), Ekologi (10), Etologi (5), Biosis (5)

Olimpiade Sains Provinsi

  1. Terdapat 50 soal analisis.

Apa itu soal analisis? Jadi, setiap soal terdiri dari empat pernyataan. Contoh soalnya seperti di bawah ini.

20160103_105913

Nah, kita diminta untuk menentukan pernyataan A, B, C, D tersebut benar (B) atau salah (S).

  1. Sistem penilaian:
  • Jika menjawab semua pertanyaan dengan benar, maka akan mendapatkan nilai 1.
  • Jika menjawab tiga pertanyaan dengan benar, maka akan mendapatkan nilai 0,6.
  • Jika menjawab dua pertanyaan dengan benar, maka akan mendapatkan nilai 0,2.
  • Jika menjawab satu pertanyaan dengan benar, maka tidak akan mendapatkan nilai (0).
  • Jika tidak ada pertanyaan yang dijawab benar, maka tidak akan mendapatkan nilai (0).
  1. Lembar jawaban yang disediakan adalah Lembar Jawaban Komputer. Isi dengan pensil 2B.
  2. Komposisi soal: Bioselmol (10), Anfiswan (13), Anfistum (7), Genevo (10), Ekologi (5), Etologi (2), Biosis (3)
  3. Tidak ada sistem minus.
  4. Waktu pengerjaan = 180 menit.

Olimpiade Sains Nasional

Bisa dibilang, OSN Biologi tingkat nasional persis mengikuti tipe ujian IBO. Terdapat dua tipe tes yang dilaksanakan dalam dua hari, tes eksperimen dan tes teori. Tahun 2015, tes eksperimen di hari pertama, dan tes teori hari selanjutnya.

1) Tes Eksperimen

Nah, tes eksperimen OSN benar-benar nggak terprediksi. Materinya saja bisa berubah setiap tahunnya , karena TOBI mengacu terhadap silabus IBO tahun depan. Silabus IBO untuk tahun depan saja bisa berubah-ubah, seperti contohnya OSN 2015 kemarin.

Terdapat 4 tema tes eksperimen.

  • Mikrobiologi dan Biologi Molekuler
  • Anatomi Sistematika dan Evolusi Hewan
  • Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan
  • Biologi Sel dan Biokimia

Ternyata, IBO 2016 di Vietnam tidak mencantumkan beberapa tema eksperimen di atas. Sehingga, tema eksperimen di Pelatnas I lalu berubah lagi.

Sehingga, yang bisa kita lakukan setiap tahunnya adalah menunggu update dari TOBI. Yah, paling enak memang lihat website mereka sih, jadi mari kita sama-sama berdoa semoga website tersebut cepat pulih.

Untuk memberi gambaran bagaimana jalannya tes eksperimen, bisa melihat blogpost ini yang mengisahkan pengalamanku di OSN 2015 lalu.

2) Tes Teori

Jenis tes teori saat OSN persis sama seperti saat OSP. Hanya saja, jumlahnya mengganda. Terdapat tes teori A dan tes teori B. Kedua tes tersebut dikerjakan berurutan di hari yang sama.

OSN Biologi SMA beda banget ya sama OSN Biologi SMP?

Oh, iya banget!

Jika kalian membaca blogpostku yang ini dan ini, terlihat sekali bagaimana keterkejutanku menghadapi soal-soal OSN SMA. Matematika dan fisika juga begitu kok. Aku sempat bertanya kepada anak olimpiade yang merasakan, memang soal-soal SMA jauh lebih susah dan butuh pemikiran mendalam.

Semuanya butuh proses, kok. Kalau sudah terbiasa, lama-lama bisa. Kalau sudah bisa, jadi suka, deh. Rasa suka yang terpupuk terus, nantinya jadi cinta❤ Tetap semangat!

Apa aja referensi yang bisa dijadikan acuan untuk mempersiapkan diri menghadapi OSN Biologi?

Wah, ini dia the most frequent question diantara frequently asked question lainnya … heheh. Kalau ditanya referensi, setiap orang berbeda-beda, sih. Jadi, aku akan sertakan yang biasanya umum dipakai di kalangan anak olimpiade, ya (dan yang aku ketahui. Bisa jadi ada yang umum dipakai, tapi malah aku belum tahu… heheh).

Catatan: uraian berikut memuat nama pengarangnya (yang paling terkenal, karena biasanya satu buku ditulis oleh lebih dari satu pengarang), bukan judul bukunya. Karena, kebanyakan buku sejenis ini terus diperbahurui dalam interval waktu tertentu. Edisi terbaru terus lahir, bisa saja judulnya berubah. Namun, buku dari pengarang yang sama, mau edisi berapapun, biasanya tidak jauh berbeda.

  • Biologi Umum: Campbell
  • Anatomi dan Fisiologi Hewan (Anfiswan): Sherwood, Martini, Guyton and Hall
  • Biologi Sel dan Molekuler (Bioselmol): Karp, Alberts
  • Mikrobiologi: Brock
  • Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan (Anfistum): Taiz, Esau
  • Genetika dan Evolusi (Genevo): Hartwell, Schaum
  • Ekologi: nggak ada yang sepesifik (buat aku), tapi ada yang bilang Stiling
  • Etologi: setidaknya buatku, nggak ada yang spesifik
  • Biosistematika (Biosis): Simpson, Hickman

Banyak sih variasi buku yang dipakai teman-teman olimpiade yang lain. Tapi yang aku berikan di atas In syaa Allah paling awam dan diketahui nyaris semua anak Pelatnas.

Oh iyaa … Hm, kalau menelaah soal-soal OSN dan Pelatnas, kita memang nggak perlu melahap habis buku-buku referensi itu. Justru, kita harus menajamkan kemampuan analisis grafik, informasi mengenai eksperimen, teori dasar, dan mungkin bidang seperti genetika perlu dikuasi perhitungannya. Maka dari itu, coba sering-sering membaca dan menganalisis jurnal-jurnal ilmiah yang banyak tersebar di internet. Berikut beberapa website yang sering menjadi tempat anak-anak Pelatnas ‘mengais’ jurnal ilmiah:

www.plantphysiol.org

www.sciencedirect.com

onlinelibrary.wiley.com

libgen.org

Daaaan, banyak banget lagi yang lain, tinggal search di google aja.

(Ada yang nggak bisa diakses? Yap, berarti itu jurnal yang berbayar. Tentang saja … anak-anak Pelatnas juga biasanya cari yang gratisan kok😀 . Yang berbayar biasanya dijadikan soal sama kakak-kakak TOBI … heheh)

Beneran loh … kemampuan memahami jurnal ilmiah itu penting banget. Karena, sebagian besar soal-soal IBO sejak tahun 2013 itu adalah cuplikan dari jurnal ilmiah. Kita disajikan data dan informasi mengenai eksperimen yang benar-benar sudah dilakukan sekumpulan peneliti. Lalu, kita diminta menentukan benar atau salah empat pertanyaan yang menyertainya. Sudah punya hafalan seabrek? Nggak menjamin, kalau kita nggak bisa menangkap maksud dari soal itu sendiri.

Terakhir, kesimpulan dari semua ini adalah: jaringan internet! Hihihi. Seriusan, itu penting banget. Google itu website yang nggak pernah terlepas dari anak Pelatnas kalau ingin cari informasi mengenai beeeerbagai hal. Eits, untuk OSN, apalagi IBO, blog-blog pribadi yang isinya copy paste semua itu nggak bisa dijadikan referensi, loh! Bahkan wikipedia aja, kalau nggak dicari sumber kutipannya, sering nggak absah untuk menjadi referensi dalam tugas-tugas Pelatnas.

Yap, mau nggak mau, kita harus terbiasa untuk melahap referensi berbahasa Inggris. Ebook, jurnal ilmiah, maupun artikel, semua yang terpercaya adalah dalam Bahasa Inggris. Nggak masalah, pasti lama-kelamaan terbiasa, kok🙂

Dimana bisa mendapatkan buku-buku itu?

Semua itu aku cuma punya ebooknya, kecuali satu buku aja. Banyak yang bisa di download di internet. Tapi, kebanyakan aku dapat dari warisan kakak kelas dan teman-teman Pelatnas. Ada versi hardcopy yang sudah diterjemahkan ke versi bahasa Indonesia atau masih Bahasa Inggris. Biasanya bisa didapatkan di toko buku yang memang menjual buku impor untuk mahasiswa dan akademisi. Tapi, selama masih bisa pakai ebook sih, pakai ebook aja menurutku. Karena … well, harga buku-buku itu kalau hardcopy lumayan menguras dompet😀 .

Nggak bosen sama Biologi?

Bosen dalam satu materi sih, iya terkadang. Tapiiii rasanya nggak mungkin bosen untuk Biologi secara keseluruhan. Ketika satu materi terlihat membosankan, pindah saja ke materi lain. Biologi itu luas banget!

Salsa, aku bingung mau memilih bidang olimpiade apa …

Nah, nah, ini pertanyaan paling membingungkan yang sering banget aku dapat di ask.fm. Para pencari bidang olimpiade. Hehe. Ada yang baru saja memasuki dunia olimpiade, ada yang sudah pernah berkecimpung di satu bidang dan sedang menimbang-nimbang untuk bidang lain. Jujur, aku suka bingung sendiri. Aku nggak tahu keadaan si penanya bagaimana (apalagi anonim semua!), lalu aku juga bukannya benar-benar tahu apa saja yang dipelajari kedelapan bidang OSN yang lain.

Tapi, berikut ini aku coba untuk memberi gambaran (sangat) kasar untuk kedelapan bidang tersebut, sekaligus website resmi tim olimpiadenya jika ada.

1) Kimia

Sejauh yang aku tahu, Kimia belum memiliki nama tim pembina yang resmi dan tidak ada website juga. Merupakan seleksi untuk mendapat empat siswa menuju International Chemistry Olympiad (IChO).

2) Fisika

Tim Pembina Olimpiade Fisika Indonesia (TPOF) membina dan mencari lima siswa untuk dikirim ke International Physics Olympiad (IPhO). Menekankan Mekanika pada tahap-tahap awal seleksi. Legendaris karena pernah membawa pulang peringkat 1 dunia di ajang IPhO untuk Indonesia :’) .

3) Kebumian

Dibina oleh Tim Olimpiade Ilmu Kebumian Indonesia (TOIKI), kebumian atau disebut juga geosains sering salah dikira sebagai bidang sosial. Padahal, bidang ini mempelajari empat bidang besar; Geologi, Meteorologi, Oseanografi, dan Astronomi yang benar-benar IPA banget. Menekankan kebugaran fisik dalam kegiatan olimpiadenya, karena terdapat field trip ke berbagai kenampakan alam sebagai salah satu ujian. Menyaring empat siswa sebagai Timnas ke International Earth Science Olympiad (IESO).

4) Geografi

Karena sama-sama bernama ‘geo’, Geografi dan Kebumian sering dikira sama. Dengar-dengar sih, memang materi yang mereka pelajari ada yang sama, yaitu geologi. Tapi, Geografi lebih menekankan pada penerapan untuk masyarakat dan pengetahuan umum. Ada field trip ke tempat-tempat tertentu juga. Kelihatannya tidak ada website resmi. Empat orang siswa mewakili Indonesia ke International Geography Olympiad (IGeO).

5) Ekonomi

Satu-satunya bidang yang nggak memiliki olimpiade internasional, disebabkan setiap negara memeiliki sistem ekonominya masing-masing. Saat OSN, Ekonomi paling banyak jenis lombanya. Ada tes teori, simulasi pasar modal, presentasi makalah yang sudah dipersiapkan dari jauh hari, dan juga bussiness games.

6) Matematika

Bisa disebut sebagai bidang paling murni sejak OSN SD, ketika bidang yang lain seperti IPA mulai bercabang sejak SMA. Dibina oleh Tim Olimpiade Matematika Indonesia (TOMI) untuk menuju International Mathematics Olympiad (IMO).

7) Komputer

Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) sebagai pembina Komputer, tampaknya susah terlacak keberadaan websitenya (?). Yang langsung muncul di halaman teratas Google adalah website yang dibuat oleh para alamuni TOKI. Anyway, website itu sangat bermanfaat, dan benar-benar membantu para calor OSNers Komputer.

Kalau dibilang OSN bisa membuat perubahan, aksi nyata yang dilakukan kakak-kakak alumni ini yang diwujudkan dalam bentuk sebuah organisasi adalah buktinya! (prok prok) Masih segar diingatanku, video ini mampu menggugah hati siapapun yang menonton.

Salah satu bidang yang beririsan dengan matematika, sehingga banyak alumnus olimpiade Matematika yang hijrah ke Komputer. Mencari empat orang untuk International Olimpiad in Informatics setiao tahunnya.

8) Astronomi

Tim Olimpiade Astronomi Indonesia (TOASTI) atau Tim Pembina Olimpiade Astronomi (TPOA) selaku pembina Astronomi. Dibutuhkan penguasaan terhadap teori, observasi dan analisis data. Merupakan pintu menuju International Olympiad in Astonomy and Astrophysics (IOAA).

———-

Alhamdulillah, selesai sudah kumpulan Frequently Asked Question ini! Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua🙂 Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan tulis komentar di bawah atau kirim email ke coretansalsa@gmail.com. In syaa Allah, kalau sedang ada waktu, aku bantu semampuku.

———–

Oh iya, satu pesan singkat.

Percaya deh, ketika kita sudah tenggelam dalam asyiknya menuntut ilmu, medali itu nggak seberapa lagi🙂 Medali bisa karatan, tapi ilmu? Bertahan seumur hidup dan bermanfaat buat orang lain!

Sebagai generasi muda Indonesia, yuk sama-sama semangat menuntut ilmu😉 .

Wassalamu’alaikum.

Salsa

38 thoughts on “Frequently Asked Questions: Seputar OSN, Silabus OSN Biologi, Referensi serta Tips dan Trik

  1. Sal,ralat…Soal OSP belum tentu fix kayak gitu (jadi baiknya yg kamu cantumin persentasenya)
    Duh sal blognya *eh*

    • Iya sih, kak … Lagipula disana aku sudah tulis “Uraian berikut ini adalah berdasarkan OSN 2015. Perlu diingat bahwa perubahan dalam silabus, jenis tes dan ketentuan dalam pengerjaan tes dapat terjadi setiap tahunnya.”

      Tapi .. mungkin nanti malah jadi rancu ya, bagi yang nggak terlalu memperhatikan? Ok, aku tambahkan presentasenya, kak.

      … um, by the way, presentasenya berapa, ya? Hehe :” (maaf lupa… website tobi hilang dari peradaban lagi -_-)

  2. yang OSP gitu namanya MTF (Multiple True Valse)

    sama astronomi juga tahun lalu udah dapet AW IOAA loh, ga cuma fisika….

    • Oh gitu… ok kak, nanti aku update lagi untuk nama tipe soalnya. Terimakasih banyak.

      Ohehe iyaaa, kak Joandy Leonata, kan?🙂

      Tapi yang IPhO tahun itu kok kayak hype sekali ya kak? Karena mungkin pertama kali Indonesia dapat AW dan di luar negri mungkin yaa. Eh tapi perasaanku aja kali :”D

      Kak Jonathan Pradana Mailoa sama Kak Joandy Leonata tetap legenda olim Indonesia sih, sama-sama hebat🙂

  3. TOGI ada situs webnya, sih, Sal. Tapi memang benar-benar tidak pernah diperbarui. Bisa dibuka di http://www.togi.or.id .🙂

  4. Bukannya kimia ada chem-is-try.org atau dot apaa gitu?

  5. kaa,mau nanya boleh?

    kaka baca buku itu semua dari mana? ebook website mana? kalo boleh bisa kasih link nya
    makasih🙂

  6. Wah, berguna banget informasinya kak! Thanks for sharing! Baca blog kakak jadi pengen deh ikut OSN lagi, kangen.. Hehe. Dulu saya pernah ikut pas SD, waktu itu OSN IX di Medan, sekarang saya mau ikut lagi, tapi di sini OSK belum dilaksanakan, mohon doanya ya kak!
    Oh iya saya juga milih bidang biologi hehehe xD bener kak, biologi itu luaaaaas banget, asyik sih sebenarnya ;w;) dan kak, makasih ya buat info-infonya, terutama soal jurnal dan tajamkan kemampuan baca grafik itu, rupanya OSN SD dan SMP beda ya dengan SMA..

    Sekali lagi, terimakasih ya kak!

  7. Kak Salsa boleh minta e-booknya gak (lewat email gitu) hehehehe😛

    Terimakasih sebelumnya.

  8. kalau download soal OSP tahun 2015 dimana ya Kak ?

  9. Boleh minta koleksi e-booknya mbak?

    • Sini ke rumaaah, gede banget filenya :’) Lagian yang penting itu Biologi dasar dulu sih. Kalau udah itu dikuasai, coba banyak-banyak latihan soal dan search materi yang masih kurang dipahami di internet.

  10. rizki septiandini amelia

    Assalamualaikum
    Hy kak salsabila. ^_^
    Aku sangat mengagumi kakak, tolong kasih tau aku cara supaya bisa berprestasi seperti kakak?
    Karena aku jg ingin membuat kedua org tua ku merasa bangga..
    Aku ingin sekali jadi org cerdas seperti kakak.
    Tahun ini aku ikut osn fisika :3

  11. kiranya kalau hasil osp sma 2016 kapan ya keluarnya?

  12. kak..thun 2017 nnti saya mau ikut OSN Bidang biologi..berkat motivasi yg kakak berikan,saya merasa lebih smngat…thun lalu saya kalah di olimpiade provinsi..mudah2an thun depan saya bisa ke nasional..amin..mohon partisipasinya ya kak…sukses terus dech pkoknya..
    #Fans_Kakak_ni_loh🙂

  13. Kaka biasanya kalo menjelang osk, osp, osn caranya bagi waktu belajar dan istirahat gimana caranya ? Suka sampe tidur larut malem ga?

    • Aku nggak bisa belajar sampe malem -_- Jadi kalau udah ngantuk, aku tidur deh. Percuma kalau diterusin belajar nggak akan masuk hehe. Aku memaksimalkan waktu belajar pagi, sore, malam tapi nggak terlalu larut juga kok. Yang lebih penting dari durasi belajar yang panjang adalah belajar yang efektif meskipun lebih sebentar ^_^

  14. Uzuyuki Armin

    Aku ingin ngerasain gimana osn sal, belajar bareng di hotel dll *sad cry wkkw

  15. Btw sal, komputer itu website pelatihannya yg bisa diakses oleh semua orang itu resmi dari pihak TOKI sendiri. Kebanyakan yang ngurusin emang alumninya, tapi alumni itu masuk TOKI kok. Website terakhir : https://training.ia-toki.org/

    Info-info seperti hasil toki, mungkin bisa dilihat disini, aku ga tau masih dupdate apa engga http://toki.or.id/

  16. Aku kan suka bosen kalo baca ebook, di mata capek banget baru sejam (baru sejam, SEJAM!!😥😢😭) aja udah cenut cenut gitu, Kak. Belum lagi tugas sekolah yg seabrek, jadi susah bagi waktunya. Targetnya pengen coba berusaha sampe OSN SMA kelas 9 ini, ada tipa belajar gak, Kak?

    • Bab yang lagi ingin dipelajari di print aja. Tapi sebenarnya anak Bio jarang sih yang ngeprint, mungkin gara-gara buku2 itu terlalu banyak gambar kali ya, jadinya boros kertas dan tinta :’ Sering-sering istirahatin mata aja. Misal setiap 30 menit istirahat 5-10 menit gitu.

  17. […] fokusku dalam tulisan kali ini. Bagi yang belum mengerti apa itu OSN, mungkin bisa mampir dulu ke blog milik Salsa. Singkatnya, astronomi merupakan salah satu dari sembilan bidang yang diperlombakan di OSN tingkat […]

  18. Ya ampun kak….. lengkap bangett :”)) makasiihhhh bangett,,,, terbantu sekalii!!

  19. kak, kalo yang buku anfistum Taiz pake yg edisi 3 gapapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s