Di Balik Lelah Itu, Ada Kawan dan Usaha (OSN 2015: Part 3)

Assalamu’alaikum 🙂

Alhamdulillah … Kalau mengingat masa-masa SMP yang jomblo banget, sibuk Pelatda OSN sebagai satu-satunya perwakilan dari sekolah, berkecimpung di OSN SMA ini membuatku merasa nggak jomblo lagi 🙂 Eh, maksudnya tetep jomblo, tapi banyak jomblo yang mengumpul jadi solidaritasnya tinggi (?) (Oke, aku nggak serius).

Intinya… Seneng banget, bisa punya teman-teman (atau kakak-kakak?) seperjuangan dari SMA Semesta. Pengumuman OSN kemarin mengungkapkan, ada delapan kakak dan abi yang akan mengikuti OSN 2015. Siapa saja mereka? Tadaaaa…

1. Atika Nur Rochmah: Kimia

2. Ihyar Kurnia: Kimia

3. Margaret Tanjung C: Komputer

4. Abdan Malaka: Kebumian

5. Suwaibatul Annisa: Kebumian

6. Muhammad Salman Alfarizy: Geografi

7. Yunianti Khotimah: Astronomi

8. Noor Rizky Firdhausy: Ekonomi

Sayang seribu sayang, Pelatda Jateng nggak dilaksanakan di tempat yang sama untuk seluruh bidang. Biologi bersama Matematika, Kimia, Kebumian dan Ekonomi, satu penginapan dan melakukan kegiatan belajar mengajar di Universitas Diponegoro. Fisika, Komputer dan Geografi bergabung di tempat menginap dan universitas yang berbeda. Yah, kesembilan bidang itu … Eh, tunggu. Ada yang terlewat? Oh iyaa, Astronomi. Mereka … satu-satunya bidang yang menjalani pembinaan diluar kota Semarang, Salatiga. Hiks, kita LDR ya Kak Yun 😥

Ketakutan kami memang terjadi. Kuota peserta OSN yang biasanya berkisar 90 orang, berkurang menjadi 75 orang per bidang. Uniknya, Biologi menjadi bidang dengan kuota paling besar, 80 orang! Pantas saja sih, karena sistem Pelatnas Biologi agak ribet. Para kelas 10 dan 11 yang mengikuti Pelatnas hasil seleksi OSN tahun lalu diperbolehkan mengikuti OSN, asalkan saat mengerjakan OSP, nilainya memenuhi standar tertentu. Lolosnya anak-anak Pelatnas ini tentu saja menambah ketat persaingan di OSN sendiri.

Continue Reading