Olimpiade Sains Nasional SMP 2014, Mozaik Kehidupan yang Menumbuhkan Syukur

Aku masih nggak percaya. Sekarang aku sudah di rumah? Menikmati liburan kenaikan kelas yang lamanya nggak tanggung-tanggung, satu bulan itu? Berarti aku sudah melewati OSN? Berarti aku sudah menyelesaikan serangkaian perjalanan olimpiade SMPku ini?

Sebelum menuliskan posting terakir di OSN SMP Series ini, aku menyempatkan diri untuk membaca posting-posting yang lebih lawas. Aku tertawa. Dasar Salsa, sepertinya isi blogku ini, kalau tidak soal buku, pasti soal olimpiade! Padahal hidupku nggak melulu tentang itu loh … Hehe. Namun, untuk yang kedua, bisa dibilang memang menjadi fokusku belakangan ini.

Semua perjalananku, dari awal aku mendapat Medali Perak OSN SD 2011 hingga Medali Emas OSN SMP 2014, terekam disini. Aku mengamati. Yang awalnya hanya hobi; suka sains. Mulai diarahkan guru di SD untuk ikut pembinaan olimpiade. Alhamdulillah, secara ajaib, tanpa pernah berharap terlalu tinggi, mulus melaju begitu saja mulai tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Hingga Perak di Manado. Hingga mendapat beasiswa full 3 tahun di SMP Semesta Semarang.

Continue Reading

Olimpiade Sains Nasional SMP 2014 (Part 13: Kembali ke Garis Start)

Saat wisata ke Bukittinggi, aku sengaja membeli sebuah buku tulis kosong. Kemudian, teman-temanku kuminta untuk mengisi buku itu dengan biodata, kesan dan pesan mereka untukku. Semua anak Bio Jateng mengisinya, aku pun meminta Kayla dan Nisa untuk turut mengisi. Sekarang, buku itu masih tersimpan rapi. Aku senang membacanya ulang dan memperhatikan tulisan tangan kalian satu persatu … #imcreepy

Hari Rabu tanggal 21 Mei 2014. Pagi hari itu, (lagi-lagi) kami sekamar telat bangun. Kami terbangun saat adzan Subuh berkumandang. Berhubung adzan subuh disini jam lima dan aku serta Nisa harus bersiap siap berangkat ke Bandara pukul enam, jadilah kami serba, istilah orang Jawa sih, gedandapan. Aku memastikan sudah tidak ada barang yang tertinggal. Aku mengucapkan salam perpisahan kepada kedua teman sekamarku, sekaligus meminta maaf jika ada salah selama ini. Kami bersalaman dan saling berjanji untuk tidak melupakan satu sama lain. I’ll miss you, guys ❤

Continue Reading