Olimpiade Sains Nasional SMP 2014 (Part 4.3: Mereka yang Warna Warni -selesai-)

Alhamdulillah … selama empat tahun belakangan, aku sudah berkesempatan untuk mengikuti dua kali OSN. Yang pertama, OSN SD 2011 di Manado, Sulawesi Utara. Dan yang kedua, yang menjadi topik pembicaraan tulisan di blogku akhir-akhir ini, OSN SMP 2014 di Padang, Sumatera Barat. Selama persiapan mengikuti kedua ajang itu, aku sempat dibina oleh dosen-dosen yang luaaaarrr biasa. Kenapa luar biasa? Bayangkan saja, mereka yang terbiasa mengajar mahasiswa, harus beradaptasi lagi untuk mengajar kami, anak kecil (untuk SD) dan anak baru gede (anak smp) yang pasti berbeda cara belajarnya dari kebanyakan anak kuliahan.

Kali ini, aku akan berbagi profil para dosen pembimbing OSN Biologi SMP 2014. Check it out!🙂

1. Bapak Krispinus K. Pukan (Pak Kris)

Pak Kris adalah tetua biologi kami! Nantinya, Pak Kris ini akan menemani kami sampai ke Padang. Pak Kris sudah terlampau senior untuk urusan OSN Biologi SMP. Sudah bertahun-tahun Pak Kris membimbing kontingen Biologi Jateng. Sebenarnya, Pak Kris mengajar Fisiologi Tumbuhan di UNNES. Tapi, dengan kita, tampaknya beliau bisa mengajar segalanya😀

Pak Kris itu orangnya kocak! Tauuu aja kalau ada anak muridnya yang mengantuk, pasti langsung dipanggil untuk menjawab pertanyaan. Nggak usah tanya aku udah berapa kali tertangkap basah😀 Yang masih kuingat sekali, ketika itu Pak Kris menemui ke 35 siswa yang lolos passing grade OSK Jateng untuk pertama kalinya. Setelah masuk kelas, tiba-tiba beliau berkata kepadaku, “Dari Semesta, ya?” Jelas saja aku yang saat itu sedang tidak pakai seragam jadi heran. “Eh … iya, pak. Kok tau?” “Haha kelihatan dari mukanya.” -_- Begitu jawaban beliau yang sampai sekarang masih membuatku terheran-heran … hehe. Selanjutnya Pak Kris malah mengabsen kakak kelasku sampai tiga tahun lalu yang ikut OSN. Ternyata, beliau pernah membimbing tim olimpiade biologi Semesta, cuma jaman dulu bangeeett.

Terkadang di kelas, Pak Kris suka tanya yang aneh-aneh. Pernah suatu saat, beliau bertanya, “Kamu mau suami yang kayak gimana, Sa?” KRIK jelas lah aku bingung:/ Beliau juga paling suka bikin panggilan yang absurd buat anggota kelas biologi. Paling khas itu panggilan buat Novita; GRENGSENG! wkwkwk😀

Pokoknya beliau itu supppeeerrr ilmunya, superrr mengajarnya! Semoga bapak terus bertahan membimbing tim biologi Jateng ya, Pak. Jangan kapok sama kita-kita. Maaf juga kalo kita belum bisa kasih hasil yang maksimal😦 Semoga adek-adek tahun berikutnya bisa lebih baik, deh. Terimakasih yang nggak berujung buat Bapak😉

2. Bapak Budi Raharjo (Pak Budi)

Naah ini Bapak spesialis Genetika dan Bioteknologi dari UNDIP🙂 Pertama ketemu Pak Budi itu … kelas hening. Kami krik krik banget dan tampaknya Pak Budi itu orangnya terlampau serius … Tapi, setelah waktu berlalu, kami semakin nggak tahan dengan keadaan begitu. Akhirnya, muncullah tingkah-tingkah abnormal kami untuk mencerahkan kelas (?) hehe. Untung Pak Budi nggak marah dan selalu sabar🙂 Pokoknya Pak Budi itu sayaaaang banget sama kita. Pernah beliau bertanya, “Apa yang kurang selama pembinaan ini?” Terus kita curcol mulai dari AC kamar yang nggak dingin sampai garpu yang nggak ada di ruang makan. Ternyata beliau langsung ngasih tahu ke panitia :’) Terus lagi waktu aku ke kelas dengan bersungut-sungut gara-gara air minum di dispenser habis, Pak Budi dengan peka bertanya apa yang terjadi. Aku cerita (masih dengan mood super sebel, soalnya lagi haus :p hehe), kemudian tiba-tiba beliau manggilin orang buat ngisi dispenser. Ah so sweet❤

Pak Budi itu pahlawan tanpa tanda jasa banget deh. Segala yang beliau lakukan bener-bener dilakukan dengan ikhlas. Kami sekelas minta maaf ya pak … belum bisa jadi murid yang baik dan sering kacang (?). Tahun depan buat pembinaan adek-adek adain praktikum genetika ya pak, biar nggak bernasib sama kayak angkatan saya😀 Semoga semua jasa bapak terbalas di dunia dan akhirat. Sekali lagi terimakasiih banyaak pak🙂

Kebersamaan

Ujung kiri : Pak Kris, ujung kanan: Pak Budi

3. Ibu Retno Sri Iswari (Bu Is)

Yaps, beliaulah satu-satunya ‘ibu guru’ yang mengajar kami. Bu Is adalah dosen Biokimia di UNNES, itulah mengapa beliau banyak mengajar hal-hal yang terkait dengan kimia. Tapi, ada satu materi menarik yang beliau ajarkan; forensik! Buatku, itu materi yang benar-benar baru, sehingga aku sangat bersemangat saat akan mempelajarinya (kayaknya ini akibat aku kebanyakan nonton CSI series, jadi suka ngebayangin bisa mengautopsi mayat dengan peralatan-peralatan keren gitu…. hm).

Satu hal yang aku pelajari dari Bu Is adalah ; temukan jawaban dari pertanyaanmu sendiri! Wkwkwk. Kok bisa gitu? Karena (masih kata beliau) seorang guru ketika mengajar dan mendapat pertanyaan dari siswanya tidak boleh langsung menjawab. Supaya membangkitkan pemikiran kritis siswa, katanya. Tapi … terkadang malah mengundang ‘awkward moment’. Misalnya ketika aku bertanya, “Ibu, kenapa blablabla bisa blablabla?” “Iya, kenapa ya bisa begitu?” Bu Is malah balik bertanya😀 Kami sekelas yang memang benar-benar nggak tahu jadi bingung … Namun kalau sudah begitu, beliau akan menunjuk salah satu dari kami untuk berpendapat. Bu Is juga megutarakan ‘clue’ yang nantinya bisa menggiring pemikiran kami menuju jawaban yang benar. Awalnya kita capek sih, masa setiap tanya dibalas pertanyaan? Apa nggak membuang waktu? Tapi gara-gara itu juga kita bisa puass ketika berhasil menemukan jawaban atas pertanyaan kita sendiri.

Bu Is juga sangat kreatif untuk cara mengajar. Sedikit saja beliau mengamati kami kelihatan nggak bersemangat, beliau ubah cara mengajarnya. Di kelas Bu Is, kami sering bermain game melempar pertanyaan ke bangku lain. Naah, saat ini juga aku belajar hal lain dari beliau; temukan alasan dibalik setiap pernyataanmu! Hehe. Misalnya saja, ada pertanyaan: ‘Apa peran kulit sebagai pengatur suhu tubuh?’ Maka, jawaban ‘Mengeluarkan keringat saja’ tidak cukup untuk beliau. Kami terus diburu dengan pertanyaan ‘Kira-kira kenapa keringat bisa keluar dari kulit? Memangnya apa pengaruhnya bagi suhu tubuh?’ dan lain sebagainya. Akhirnya, ketika kami ingin menyatakan sesuatu, kami memilih untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dan sedetail-detailnya supaya jelas dan meminimalisir mendapat pertanyaan lanjutan dari beliau. Tapi, tetap saja Bu Is selalu menemukan hal untuk ditanyakan😛

Dari game-game itu pula Bu Is sering membawakan hadiah untuk peraih poin terbanyak. Belajar sama Bu Is anti ngantuk deh, karena bawaan beliau yang selalu semangat, tegas, dan penjelasannya yang cepat dan padat sehingga aku nggak sempat memejamkan mata😀 haha (dasar putri tidur). Intinyaa, dari beliau aku benar-benar mendapat banyaaaak pencerahan, terutama tentang fisiologi hewan dan dasar kimia biologi. Salsa mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya Bu Is! Tetap seru saat mengajar ya bu, tetap kocak juga niruin gaya bicaranya Rini hehe. Love you ibuuu❤

Image

Bu Is dan Kelas Biologi 2014 (minus Daffa yang waktu itu sedang sakit)

4. Bapak Bambang Priyono (Pak Bambang)

Sayaaang sekali kelas Biologi 2014 nggak sempat berfoto sama Pak Bambang yang ahli ekologi ini –” Pak Bambang juga dosen UNNES, tepatnya ekologi. Tapi, beliau bercerita bahwa minat terbesarnya adalah ……………………… tebak apa hayo? Invertebrata😀 Sebelum bertemu beliau, aku merasa ekologi adalah topik paling nggak jelas untuk dipelajari. Nah loh? Yaah pokoknya aku merasa materi ekologi itu abstrak dan susyaaah buat dimengerti. Namun, setelah negara api menyerang mendengar penuturan beliau, pandanganku berubah drastis! Aku merasa ekologi adalah bidang biologi yang keren. Dimana para ecologist itu pastinya adalah orang-orang yang super sabar! Bayangkan saja, semua data yang mereka dapatkan adalah hasil pengamatan langsung dari alam. Pastinya nggak bisa didapat dalam waktu singkat dan banyak yang nggak bisa ditiru di laboratorium.

Yang paling unforgettable dari beliau adalah materi Klasifikasi Hewan. Tampaknya itu materi nggak punya ujung, ya, Pak? hehe. Maafkan kalau saya terlalu sering berjalan-jalan ke alam lain (baca : ketiduran) di kelas bapak. Sungguhan menurut saya klasifikasi itu menarik🙂 Terutama ketika banyak sekali organisme yang baru pertama kali saya lihat terpampang pada slide show yang bapak tampilkan. Gambarnya terlampau menarik pak, sampai terkadang saya sibuk ngeliatin gambarnya, bukan memahami deskripsinya😦 (saya sudah kapok😀 hehe). Ada yang lucu dan banyak juga yang ngeri, terutama bagian cacing-cacing itu … wkwk. Cerita-cerita bapak juga menghilangkan ketakutan saya ketika bertemu dengan organisme-organisme bermorfologi aneh (sebenarnya saya saja yang nggak biasa melihatnya). Kemarin saya melihat semacam kecoak raksasa gitu pak, tapi bukan kecoak juga. Saya malah nggak lari tapi ngitungin kakinya (ada enam) dan melihat dia punya dua antena. Berarti masuk kelas insecta Filum arthropoda kan pak? Hehehe😀

Senaaang sekali bisa menimba banyak ilmu dari bapak. Tetap semangat dengan kecintaan bapak pada invertebrata, semoga suatu saat bisa melanjutkan program studi itu seperti yang bapak inginkan🙂 Maafkan Salsa, maafkan semua kesalahan kami pak. Terimakasih buuuuuaaaaanyaaaak untuk semua jasa bapak :3

———–

Alhamdulillah, selesai sudah profil semua orang yang mendiami dan mengisi Kelas Biologi 2014! Untuk guru-guruku tersayang, Salsa mengucapkan terimakasih yang tak terhingga. Belajar bersama bapak dan ibu membuka mata Salsa, kalau biologi itu bagian dari kehidupan dan bukan sekedar Mapel Olim. Bahwa biologi itu ilmu🙂 Karena ilmu, maka penilaiannya dari seberapa besar ILMU itu berguna untuk orang lain, bukan cuma MEDALI apa yang diraih. Terimakasih untuk kesabaran dan support dan doa dan semuanyaaa dari Pak Kris, Pak Budi, Pak Bambang dan Bu Is😉 Salam cinta dari Kelas Biologi 2014 selalu untuk bapak dan ibu❤

————

Yaah, bertemu orang-orang yang bener-bener satu kegemaran sama aku kayak ke sebelas anggota OSN Biologi SMP 2014 kemarin adalah suatu nikmat yang selalu aku syukuri sampai sekarang.

Siapa coba yang bisa bikin becandaan dari fakta-fakta biologi kayak kita?

Siapa coba yang ketemu pohon terus langsung saling berpikir, ‘ini daunnya majemuk atau tunggal’?

Siapa coba yang nempel ke kaca waktu aku sama Rahma ngunciin kalian para cowok di dalem kamar dan teriak-teriak ‘Aku berevolusi ini looh!’? Hahaha.

Siapa coba yang mempertanyakan apakah kerang punya kelenjar air mata sehingga bisa menangis?

Siapa coba yang bisa bikin Jembatan Keledai Gokil (sekaligus buat nyindir orang) buat ngehafalin Tabel Periodik?

Siapa coba yang jalan-jalan ke pantai dan teriak-teriak seneng banget cuma gara-gara nemu cangkangnya Pelecypoda?

Siapa coba yang mau ngitung frekuensi Homo sapiens pake kuadran?

Siapa coba yang …

Siapa coba …

Siapa …

Aku bisa ngelanjutin ini sampai nggak berakhir. Dan, jawabannya selalu sama.

Cuma kalian. Sungguh, cuma kalian.

Hehehe nggak lebay kok, tapi beneran. Kemarin, sewaktu kalian lagi pada sibuk nyusul ujian dan tugas, aku liburan ke Malang bareng temen sekelas (maaf ya, info ini sengaja aku tambahkan supaya kalian merasa … ya gitu :p ). Terus, aku ke Batu Secret Zoo sama Museum Satwa di Jatim Park 2. Kalian ingat tempat itu? Kalau nggak salah pernah diceritain Pak Bambang. Atau mungkin kalian lupa? Intinya … aku sering akan membuka mulut, mengatakan sesuatu yang ‘biologi’ banget, tapi urung. Setelah aku melihat kanan kiriku dan … aku tahu nggak bakal ada yang mengerti. Bareng kalian belajar biologi itu bukan beban, tapi kesenangan🙂 Secara nggak sadar aku mulai berpikir dengan bio-logic gara-gara kumpul terus sama kalian😀

Semoga kebersamaan kita nggak bakal putus-putus yaa. Tetep saling keep in touch jadi aku masih punya temen buat gokil-gokilan yang ‘biologi’ banget sepeti yang udah kalian lakukan di salah satu statusku di facebook –” (sumpah itu menuh-menuhin notification). Hihi seneng banget ngeliatin foto yang dulu-dulu. Kayaknya kemarin baru ketemu buat persiapan OSN, eehh sekarang udah pada kembali ke daerah asal masing-masing aja.

Image

Kelas Biologi 2014 Lengkap!😉

 

Tuh, kan … selalu ada yang lebih penting dari sebuah medali :’)

 

 

BERSAMBUNG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s